PENGHALANG HIDUP DALAM DAMAI, SUKACITA, DAN BAHAGIA


PENGHALANG HIDUP DALAM DAMAI, SUKACITA, DAN BAHAGIA

RHEMA HARI INI
Lukas 12:15 Kata-Nya lagi kepada mereka: “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.”

Menjadi kaya raya adalah impian Milan, seorang pemuda sederhana yang begitu ambisius. Keadaan ekonomi keluarganya yang pas-pasan membuatnya tidak ingin hidup menderita seperti kedua orangtuanya. Karenanya, Milan bekerja tanpa lelah, mengumpulkan setiap penghasilannya untuk satu tujuan, menjadi sukses dan kaya raya. Milan pun berusaha hidup sangat sederhana untuk mewujudkan impiannya dan rela melakukan apa pun demi mendapatkan uang.
 
Pengorbanan Milan akhirnya membuahkan hasil. Berkat kerja kerasnya, ia berhasil mendirikan sebuah perusahaan. Namun, Milan belum merasa cukup. Ia masih menginginkan lebih dari apa yang sudah dimilikinya. Bahkan, ia juga tidak senang jika ada pegawainya yang memiliki sesuatu yang tidak dimilikinya. Milan dipenuhi dengan keinginan untuk menjadi nomor satu di lingkungannya, termasuk dalam hal materi. Ia menjadi pribadi yang mudah marah, selalu iri hati, dan tidak bahagia, karena pikirannya hanya dipenuhi bagaimana cara untuk menambah kekayaan saja.
 
Sebenarnya, bukan suatu kesalahan jika kita ingin menjadi kaya. Namun, keinginan tersebut menjadi suatu kesalahan saat kita menjadikannya sebagai prioritas utama hidup kita. Kekayaan bukanlah tujuan utama hidup, tetapi kekayaan adalah berkat yang Tuhan percayakan dan berikan kepada kita. Belajarlah untuk mencukupkan diri dengan apa yang kita miliki dan menjauhi segala bentuk iri hati kepada orang lain yang mungkin lebih sukses dari kita. Saat kita terjebak dalam keserakahan dan iri hati, hidup kita hanya akan dipenuhi dengan kecemasan, ketakutan, dan kecurigaan. Jangan beri kesempatan iblis mencuri sukacita kita dengan segala bentuk iri hati dan keserakahan itu. Tetaplah jaga hati kita, maka sukacita yang melimpah dari Tuhan akan datang di hidup kita. (LEW)
 
RENUNGAN
KEKAYAAN YANG MELIMPAH tetapi dipenuhi IRI HATI dan KESERAKAHAN tidak bisa menjamin kita HIDUP DALAM DAMAI, SUKACITA, dan BAHAGIA.
 
APLIKASI
1.    Apakah Anda pernah merasakan iri hati dan keserakahan dalam hidup Anda? Ceritakan!
2.    Mengapa kekayaan melimpah yang dipenuhi dengan iri hati dan keserakahan tidak bisa menjamin Anda hidup dalam damai, sukcita, dan bahagia?
3.    Bagaimana agar Anda bisa hidup damai, sukacita, dan bahagia?
 
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kiranya kami selalu hidup dalam naungan sayap-Mu sehingga kami selalu Kau penuhi dengan sukacita-Mu. Jauhkanlah kami dari segala bentuk keserakahan dan iri hati, ya Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.