Mempersiapkan diri untuk urapan yang lebih besar

Mempersiapkan diri untuk urapan yang lebih besar

BACAAN HARI INI
Ulangan 28:1-14

RHEMA HARI INI
Ulangan 28:13 TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia

Ketika Teddy Roosevelt diminta untuk pidato di Naval War College di Newport, Rhode Island, pada tanggal 2 Juni 1897, ia membawakan tema tentang kesiapan. Ia berkata bahwa satu-satunya cara untuk memelihara perdamaian adalah dengan siap berperang, dan satu-satunya cara untuk bersiap adalah dengan memperbesar Angkatan Laut. Pidato itu sangat patriotik dan membangkitkan semangat. Bulan Februari berikutnya, kapal Maine diledakkan dan menewaskan 264 awak kapal, dan warga Amerika di seluruh negeri berseru, “Ingatlah peristiwa Maine!” Pada bulan April 1898, Presiden McKinley meminta kongres untuk menyatakan perang. Secara mengejutkan, Teddy Roosevelt mengundurkan diri dari posisinya sebagai Asisten Sekretaris Angkatan Laut tiga minggu setelah pernyataan perang tersebut. Ia melakukannya supaya bisa bergabung dengan prajurit Angkatan Laut. Teman-temannya mengatainya gila karena menyia-nyiakan kedudukannya dalam bidang politik. Istrinya juga menentangnya. Namun demikian, semua orang yang mengenal Teddy Roosevelt dengan baik tahu bahwa protes mereka sia-sia belaka. Belakangan ia menulis bahwa ia melakukan itu agar dapat bercerita kepada anak-anaknya mengapa ia ikut berperang, bukan mengapa ia tidak ikut berperang. Sejauh yang ia tahu, perbuatan seseorang harus selaras dengan perkataannya.

Ikut berperang berbeda dengan melihat peperangan. Saat kita ikut berperang dan mengalami kemenangan, kita akan disebut pemenang. Pemenang jelas memiliki level yang berbeda dibandingkan penonton. Teddy Roosevelt meninggalkan jabatan Asisten Sekretaris Angkatan Laut, ikut berperang, dan akhirnya mendapatkan jabatan Presiden Amerika Serikat menggantikan McKinley.

Dalam kehidupan rohani pun kita mempersiapkan diri untuk ikut dalam kegerakan ilahi yang dahsyat. Jangan hanya mau jadi penonton. Mari kita ikut terlibat. Posisi paling memungkinkan untuk ikut mengalami kegerakan yang luar biasa adalah berada di dalam kegerakan itu sendiri, bukan menonton kegerakan itu terjadi. Saat kita ikut terlibat, kita akan menjadi pemenang jiwa-jiwa, dan Tuhan akan membawa kita naik ke level kemuliaan yang lebih tinggi lagi. Amin.

RENUNGAN
PERSIAPKAN DIRI menerima urapan yang lebih besar, karena di TAHUN TUAIAN BESAR ini, Tuhan mau membawa kita ke LEVEL YANG LEBIH TINGGI

APLIKASI
1. Menurut Anda, sudah siapkah Anda untuk menerima urapan Tuhan yang lebih besar? Mengapa?
2. Mengapa Anda perlu mempersiapkan diri Anda?
3. Bagaimana Anda dapat mempersiapkan diri menerima urapan yang lebih besar?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, kami ingin menjadi bagian dari kegerakan-Mu di tahun tuaian besar ini. Bantu kami untuk mempersiapkan diri menerima urapan-Mu, sehingga kami pun bisa Engkau pakai untuk kemuliaan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.