Lemah lembut karena Roh Kudus

BACAAN HARI INI
Roma 8:5-13

RHEMA HARI INI
Roma 8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu.

Ada seorang asisten rumah tangga bernama Mbok Iyem. Ia terkenal galak dan kejam di lingkungannya. Saking kejamnya, rekan kerjanya yang lebih muda dan lebih kuat tidak tahan melihat kelakuannya dan mendorongnya dari lantai dua. Akibatnya kakinya patah. Karena tidak mendapatkan perawatan yang benar, jalannya menjadi terpincang-pincang. Tidak ada yang mau menerima seorang asisten rumah tangga yang pincang, tetapi seorang ibu bersedia mempekerjakannya di panti rehabilitasi Kristen yang dikelolanya. Di sana sering diadakan ibadah dan persekutuan untuk para penghuni panti dan orang-orang di sekitar tempat itu. Di sana, Mbok Iyem dijamah Roh Kudus dan hatinya mau terbuka terhadap Tuhan Yesus. Perlahan karakternya pun berubah. Sekarang ia dikenal ramah dan lemah lembut. Saat bertemu kembali dengan pembantu muda yang mencelakainya, ia tidak lagi marah dan bahkan mampu memaafkan.

Saat kita berinteraksi dengan orang lain, orang yang perilakunya lembut lebih disukai daripada orang yang kasar. Namun, orang yang lembut sekalipun, jika sedang marah dan terluka, kata-katanya bisa berubah menjadi keras dan tajam. Semua itu terjadi karena sifat manusia yang masih penuh dengan kedagingan. Sehingga kita pun bertindak sesuai dengan keinginan daging yang sudah dikuasai dosa. Meski demikian, kita perlu mengingat, Kristus telah memerdekakan kita. Roh Kudus yang hidup dalam kita mampu memimpin hidup kita dalam Roh dan mengalahkan segala keinginan daging kita.

Saat kita menyerahkan kendali hidup kita kepada Roh Kudus dan mengalami kepenuhan-Nya dari waktu ke waktu, buah-buah roh akan muncul dalam hidup kita. Salah satunya adalah buah roh lemah lembut. Itu sebabnya, sekalipun kita dipojokkan dan dikata-katai dengan tidak adil, kita dapat bersikap tenang, menjawab dengan tegas tetapi lembut, dan hati kita penuh dengan damai sejahtera Tuhan. Kalau disakiti, tidak membalas menyakiti, malah mendoakan atau mengampuni orang yang menyakiti. Hari ini juga, marilah kita menjadi pribadi yang lemah lembut yang menjadi berkat bagi sesama manusia. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN
Jika kita TERUS KEPENUHAN ROH KUDUS, Dia akan mendominasi diri kita dan menghasilkan BUAH ROH LEMAH LEMBUT

APLIKASI
1. Apakah perilaku Anda selama ini sudah mencerminkan lemah lembut karena Roh Kudus?
2. Mengapa Anda membutuhkan buah roh lembah lembut itu?
3. Bagaimana caranya agar Anda dapat memiliki buah roh lemah lembut dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa dalam nama Yeus, kami mengucap syukur atas Roh Kudus yang diam dalam kami. Kami rindu untuk senantiasa Engkau bimbing, sehingga kami dapat bersikap lemah lembut apa pun yang kami alami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Ayub 17-20

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.