Menghadirkan manifestasi kuasa Tuhan

Menghadirkan manifestasi kuasa Tuhan

BACAAN HARI INI
Filipi 3:7-16

RHEMA HARI INI
Filipi 3:10-11 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

Dalam perumpamaan anak yang hilang, diceritakan bagaimana sang bapa mengadakan perayaan ketika akhirnya anak bungsungnya kembali ke rumah. Saat si sulung mendengar hal tersebut, amarahnya kepada sang ayah pun bangkit. Seandainya ia mengenal bapanya dengan baik, tentu ia tidak akan dikuasai iri hati dan kesombongan (Luk. 15:28-30). Ia tidak akan membangkit-bangkitkan apa yang sudah dilakukannya selama ini dan menuding bapanya tidak adil. Bila adiknya yang pemalas saja diberikan bagian dari kekayaan bapanya. Sebagai anak sulung dan juga karena kerajinannya, seharusnya ia tahu ia akan memperoleh bagian lebih besar. Sangat disayangkan, ia tidak bisa memahami bahwa di hati bapanya, segala kepunyaan bapanya adalah miliknya juga.

Berbeda dengan Rasul Paulus, meskipun ia mengalami banyak tantangan dalam hidupnya, ia tidak pernah marah kepada Tuhan. Ia tidak pernah iri kepada berkat yang orang lain terima, dan tidak pernah menyombongkan diri karena pelayanannya yang luar biasa. Rasul Paulus hanya fokus pada keinginannya untuk semakin mengenal Tuhan. Ia tahu dengan jelas, apa yang akan didapatkannya kelak, yaitu hidup yang kekal dan mahkota kehidupan. Karena itulah, semakin hari pengenalannya akan Tuhan semakin dalam dan manifestasi kuasa Tuhan pun semakin besar dalam hidupnya.

Sebagai anak-anak Tuhan, sejauh manakah kita mengenal Tuhan yang kita panggil dengan sebutan Bapa? Masih adakah terlintas di benak kita bahwa Tuhan tidak adil? Menyembuhkan orang lain, tetapi tidak menyembuhkan kita. Memberkati orang lain, tetapi tidak memberkati kita. Menjawab doa orang lain, tetapi tidak menjawab doa kita. Sudahkah kita mengenal kasih-Nya, rencana-Nya, dan janji-janjiNya pada kita? Mari kita mengikuti teladan Rasul Paulus yang selalu rindu mengenal Tuhan lebih dalam, supaya kasih-Nya yang tanpa batas, rencana-Nya yang tak pernah gagal, janji-Nya yang ya dan amin, serta semua yang terkandung dalam kuasa kebangkitan-Nya, termanifestasikan dalam hidup kita.

RENUNGAN
LEVEL PENGENALAN kita akan Tuhan menentukan LEVEL MANIFESTASI KUASA Tuhan dalam hidup kita

APLIKASI
1. Sejauh mana Anda mengenal Tuhan yang Anda sebut sebagai Bapa?
2. Apa manifestasi kuasa Tuhan dalam hidup Anda setelah Anda mengenal-Nya lebih dalam?
3. Apa komitmen Anda supaya manifestasi kuasa Tuhan semakin besar dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih sudah mati dan bangkit bagi kami. Ajar kami untuk semakin mengenal kuasa kebangkitan-Mu, sehingga manifestasi kuasa-Mu semakin besar dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.