Hidup untuk memikul salib

BACAAN HARI INI

Filipi 1:20-26

RHEMA HARI INI

Filipi 1:21-22a Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah.

Ayat rhema di atas di tulis oleh Rasul Paulus kepada jemaat Filipi sewaktu ia sedang berada di penjara Roma sekitar tahun 62M. Saat itu, usia Paulus sekitar 60 tahun, yang berarti ia sudah hampir 30 tahun mengikut Yesus dengan segenap hatinya. Sepanjang pelayanannya, ia pernah dianiaya, terserang sakit, kelaparan, dan sebagainya. Paulus pun tidak tahu apakah ia akan selamat atau harus mati dipenjara. Namun, ia tidak pernah undur, karena baginya hidup adalah mengerjakan kepentingan Kristus, bukan demi kenyamanannya sendiri. Ya, meski Paulus menyatakan kerinduannya untuk segera pulang ke sorga, tetapi lebih penting lagi baginya untuk tinggal di dunia, memberitakan Injil dan menghasilkan buah bagi Tuhan.

Sebagai orang percaya, bagaimanakah kita melihat kehidupan kita? Apakah kita memandangnya sebagai kesempatan untuk meraih harapan dan cita-cita yang kita inginkan? Pernahkan memikirkan, mengapa Tuhan membiarkan kita hidup sampai hari ini? Sadarkah kita, bahwa Tuhan memiliki tujuan dan sebuah tugas besar dalam kehidupan kita? Tugas itu dapat kita temukan dalam Matius 28:19, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.” Dalam segala pekerjaan kita, apakah sebagai dokter, pengusaha, pegawai, ibu rumah tangga, pelajar, tukang becak, kuli bangunan, pembantu rumah tangga, atau yang lainnya; siapa pun kita, Tuhan ingin agar kita melayani dan mengabarkan Injil.

Hidup untuk Kristus bukan hanya memberitakan Injil secara verbal. Namun seluruh hidup yang ditujukan untuk kemuliaan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama. Ketika kita bekerja dengan tekun dan bertanggung jawab; ketika kita mengembangkan talenta dari Tuhan semaksimal mungkin; ketika kita mengasihi dan menolong sesama; semua kita lakukan untuk Tuhan. Supaya nama-Nya makin dipermuliakan dan makin banyak orang mengenal kasih Tuhan. Sesulit apa pun tantangan yang merintangi kita, tetaplah berjuang sampai garis akhir. Ingatlah, kehidupan kita yang sesungguhnya dan yang kekal berada di sorga, bukan di bumi ini.

RENUNGAN

PIKUL SALIB adalah PANGGILAN HIDUP; selama kita MASIH BERNAFAS, jadikanlah itu sebagai PRINSIP HIDUP yang baru

APLIKASI

  1. Selama ini apa tujuan utama dalam hidup Anda?
  2. Apakah Anda sudah memikul salib dan mengabarkan Injil keselamatan dalam setiap kesempatan yang memungkinkan?
  3. Buah-buah apa yang sudah Anda hasilkan untuk Tuhan dalam kehidupan Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, teguhkanlah hati kami. Apa pun kondisi dan keadaan kami, biarlah kami tetap setia melayani-Mu. Jangan biarkan kesulitan membuat kami undur. Biarlah hidup kami tumbuh subur dan berbuah bagi kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.