Saling mengasihi dan membangun

BACAAN HARI INI
Amsal 14:21-33

RHEMA HARI INI
Amsal 14:31 Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia.

Suatu hari terjadi perdebatan sengit antara mata, hidung, telinga, tangan, dan kaki. Mereka sama-sama mengatakan bahwa merekalah yang terpenting. “Kalau tak ada aku, manusia tidak bisa ke mana-mana,” kata kaki. Kemudian mata pun menyahut, “Kalau tidak ada aku, kamu juga tidak bisa ke mana-mana, bisanya hanya jalan tak tentu arah. Jadi akulah yang terpenting.” Demikian juga dengan hidung, telinga, dan tangan. Tidak ada satu pun yang mau mengalah. Mereka saling menjelekkan dan hanya meninggikan dirinya sendiri. Akhirnya, si mulut pun angkat suara, “Sudahlah! Kita ini satu tubuh. Tidak ada yang lebih penting dan lebih hebat maupun lebih jelek atau kurang dibutuhkan. Tuhan menciptakan kita semua dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk saling melengkapi dan mendukung, bukan untuk memegahkan diri sendiri.” Setelah mendengar ucapan si mulut, semuanya pun tertegun dan kemudian meminta maaf satu dengan yang lain karena berusaha untuk saling menjatuhkan.

Seperti halnya dengan ilustrasi mengenai anggota tubuh di atas, begitu pula dalam kehidupan sehari-hari maupun kehidupan pelayanan kita. Sering kali daging ini egois dan cenderung ingin unjuk gigi terus-menerus agar dihargai atau dianggap hebat. Namun, kita harus menyadari bahwa ada banyak rupa-rupa karunia dan banyak rupa-rupa pelayanan. Tuhan pun menciptakan manusia dengan berbagai macam jenis kepribadian. Ya, karena kita semua diciptakan-Nya untuk mengerjakan setiap peran yang berbeda, tetapi dengan satu tujuan yang sama, yaitu untuk memberitakan Injil, menceritakan kebesaran-Nya dan memuliakan nama-Nya.

Justru dengan adanya “bagian-bagian tubuh” yang berbeda, anak-anak Tuhan dapat saling melengkapi satu dengan yang lain dan menjadi satu tubuh dalam Kristus. Lagipula, bukankah itu memang sudah menjadi perintah-Nya, agar kita anak-anak Tuhan hidup untuk saling mengasihi dan saling membangun satu dengan yang lain? Karena hanya dalam kesatuan dan kerukunan, berkat-Nya akan dicurahkan seperti minyak yang mengalir dari kepala turun ke janggut dan jubah Harun. Sehingga kebangkitan dan kebangunan rohani pun dapat terjadi. (DJW)

RENUNGAN
Kalau ANAK TUHAN tidak saling menjatuhkan, tetapi SALING MENGASIHI dan MEMBANGUN, maka REVIVAL BESAR akan TUHAN KERJAKAN

APLIKASI
1. Menurut Anda, apakah Anda dapat turut berbahagia dengan tulus apabila ada orang di bawah Anda menjadi lebih sukses dari Anda?
2. Mengapa sangat penting bagi kita, umat pilihan-Nya untuk menjaga kerukunan dan kesatuan?
3. Apakah yang dapat Anda lakukan agar Anda dapat memiliki sikap hati yang penuh kasih dan memiliki kerinduan untuk saling membangun?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami percaya Engkau menciptakan kami berbeda supaya kami dapat saling melengkapi, membangun, dan mengasihi satu sama lain. Penuhi kami lebih lagi dengan kasih-Mu, ya, Bapa. Tolong senantiasa ingatkan kami, ya, Roh Kudus, agar kami bisa tulus mengasihi sesama kami seperti kami mengasihi diri kami sendiri seperti perintah-Mu. Sehingga melalui kerukunan dan kesatuan dalam kehidupan kami, nama-Mu boleh dipermuliakan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Imamat 17-18

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.