Mazmur 120

Mazmur 120

120:1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
120:2 “Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu.”
120:3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
120:4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
120:5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
120:6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
120:7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

 

Hidup benar di tengah ketidakbenaran menjadi tantangan yang menarik bagi orang percaya untuk hidup berintegritas. menyadari bahwa sebenarnya situasi hidup kita tidak lebih baik dari si pemazmur, maka wajiblah kita mengikuti jejak langkahnya dan memohon pertolongan Tuhan. bukan saja agar kita terpelihara dari segala ancaman dunia, tetapi agar kita juga menjadi terang bagi sekitar kita dengan menyuarakan kebenaran, kasih dan perdamaian di tengah dunia yang serba tidak benar, tidak adil, dan penuh tipu muslihat sudah saatnya menjadi pembawa damai dan terang kasih Kristus dimana pun berada… bersediakah anda ? 📖 SELAMAT BERKARYA DI AKHIR PEKAN,, SELAMAT HARI NATAL,, TETAP SEMANGAT DAN MENJAGA HATI,,

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.