Mengasihi sesama dengan kasih Allah

Mengasihi sesama dengan kasih Allah

BACAAN HARI INI

Yohanes 15:1-12

RHEMA HARI INI

Yohanes 15:12 Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

Hampir semua pernikahan diawali dengan kebahagiaan. Masing-masing pihak berkomitmen untuk saling mengasihi sampai maut memisahkan. Namun, kenyataannya banyak pernikahan berakhir dengan perceraian. Janji untuk saling mengasihi sampai akhir hayat pun terlupakan. Masing-masing hanya dapat mengingat kesalahan pasangannya. Demikian juga dalam persahabatan. Banyak persahabatan yang diawali dengan komitmen untuk saling mengasihi, saling menjaga, sampai ada istilah “Best Friend Forever”. Namun, tidak sedikit persahabatan yang hancur karena kesalahpahaman, kekecewaan, bahkan rasa iri dan akhirnya saling menjatuhkan.

Mengapa segala sesuatu yang diawali dengan kasih dapat berujung perpecahan? Hal ini karena kita mengasihi dengan kasih manusia, bukan dengan kasih Allah. Tanpa kasih Allah, tidak mungkin kita bisa mengasihi sesama seperti diri sendiri. Karena pada dasarnya, kita ini serba terbatas. Kasih yang kita miliki pun terbatas. Tanpa kasih Allah, kita hanya bisa mengasihi sesama dengan kasih manusia yang sifatnya egois, yang mementingkan diri sendiri. Kasih yang egois inilah yang membuat banyak pernikahan penuh dengan air mata, bahkan berujung perceraian. Kasih yang egois membuat banyak orang saling menjatuhkan. Kasih yang egois ini jugalah yang membuat banyak pelayan Tuhan saling sikut untuk memperoleh jabatan.

Namun, bila kasih Allah yang tak terbatas memenuhi kita, pernyataan kasih kita terhadap sesama akan menjadi kasih yang sejati. Agar kita dapat mengalami kepenuhan kasih Allah, pertama-tama kita perlu mengerti kasih-Nya, yang hanya bisa kita dapatkan melalui kesetiaan merenungkan firman-firman-Nya. Kita pun perlu membuka hati, agar kita pun dapat mengenal luasnya kasih Kristus. Saat hubungan pribadi kita dengan Allah semakin dalam, kasih-Nya pun akan semakin memenuhi kita. Dengan kasih Allah yang meluap dari dalam hati kita inilah, kita bisa mengasihi sesama dengan segenap hati, seperti Allah sudah mengasihi kita.

RENUNGAN

Tanpa KEPENUHAN KASIH ALLAH, kita tidak mungkin bisa MENGASIHI SESAMA SEPERTI DIRI SENDIRI

APLIKASI

  1. Apakah Anda sudah mengasihi sesama seperti diri sendiri? Mengapa?
  2. Sudahkah Anda dipenuhi dengan kasih Allah? Bagaimana Anda mengetahuinya?
  3. Apa yang Anda lakukan supaya Anda dapat dipenuhi dengan kasih Allah?
DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih sudah mengasihi kami. Kami mohon, penuhi kami dengan kasih-Mu, sehingga kami bisa mengasihi sesama kami seperti diri kami sendiri. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.