Berkat tertinggi dari Tuhan

Berkat tertinggi dari Tuhan

BACAAN HARI INI
Matius 6:19-34

RHEMA HARI INI
Matius 6:19 “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.

Bila Raja Salomo hidup di masa sekarang, pastilah namanya yang berada di urutan pertama dalam daftar orang terkaya di dunia, mengalahkan bos Amazon.com, Jeff Bezos. Menurut perhitungan Bloomberg Billionaires Index pada 15 Februari 2018, kekayaan Jeff Bezos mencapai US$ 121 miliar, yang setara dengan Rp1.637 triliun. Dalam 1 Tawarikh 22:14 dijelaskan, Daud meninggalkan warisan untuk Salomo sebanyak 100.000 talenta emas, 1 juta talenta perak, sangat banyak tembaga dan besi, kayu serta batu aras. Bila dihitung menggunakan mata uang rupiah di masa sekarang, nilai emas Salomo kira-kira mencapai Rp1.700 triliun. Itu baru nilai emas yang diwariskan. Belum termasuk kekayaan lainnya.

Namun, kekayaan yang didapatkannya ternyata tidak membuat Salomo semakin dekat pada Tuhan. Sebaliknya, ia justru melanggar firman Tuhan dengan mengambil 700 isteri dan 300 gundik. Mereka menarik hati Salomo dari Tuhan, sehingga Salomo lebih condong kepada illah-illah mereka. Hal ini menunjukkan kekayaan materi membuat Salomo meninggalkan Tuhan. Kekayaan materi membuat Salomo lupa mengumpulkan kekayaan rohani, yang merupakan berkat tertinggi dari Tuhan. Akibatnya, Tuhan membangkitkan lawan-lawan bagi Salomo. Di akhir hidupnya, Salomo mati di dalam dosa penyembahan berhala dan niat untuk membunuh orang lain.

Kisah Salomo bisa saja terjadi pada kita di masa sekarang ini. Cobalah cek hati kita, selama ini kekayaan apakah yang kita kumpulkan? Ingatlah, kekayaan materi sifatnya sementara, sedangkan kekayaan rohani itu kekal. Kekayaan rohani meliputi jaminan keselamatan masuk sorga, hubungan dan pengalaman pribadi dengan Tuhan, pengurapan, karakter ilahi, buah-buah roh, karunia-karunia roh, pewahyuan, kuasa Allah, dsb. Kekayaan rohani bukan hanya mendatangkan berkat di bumi, tetapi juga berkat di sorga. Bila selama ini kita lebih mengejar kekayaan materi melebihi kekayaan rohani, segera minta ampun kepada Tuhan. Ambillah komitmen untuk lebih memprioritaskan pengumpulan kekayaan rohani dan hiduplah dalam kepenuhan berkat Tuhan yang sejati.

RENUNGAN
BERKAT TERTINGGI yang bisa kita alami, yang melampaui semua berkat lainnya, adalah KEKAYAAN ROHANI

APLIKASI
1. Kekayaan apakah yang selama ini Anda kumpulkan, materi atau rohani?
2. Mengapa Anda perlu mengumpulkan kekayaan rohani?
3. Bagaimana Anda dapat mulai mengumpulkan lebih banyak lagi kekayaan rohani mulai dari sekarang?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih atas berkat-berkat-Mu yang sudah kami terima dalam hidup kami. Kami mau terus hidup di dalam kepenuhan berkat-Mu, baik secara materi, terlebih lagi secara rohani. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.