Rasa cinta dan passion saat menyembah Tuhan

Rasa cinta dan passion saat menyembah Tuhan

BACAAN HARI INI
Mazmur 69:1-37

RHEMA HARI INI
Mazmur 69:10a sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku

Saat kita mencintai seseorang, kita akan selalu ingin bersamanya. Rasa sedih pun muncul bila jauh dari orang yang kita kasihi. Begitu pula dengan Eki dan July. Pasangan yang baru menikah satu minggu ini terpaksa harus berpisah dan hanya bisa bertemu satu minggu sekali karena pekerjaan. Meski demikian, mereka tetap berkomunikasi setiap hari. Entah dengan menelepon, berkirim pesan, atau terkadang Eki tiba-tiba mengunjungi July tanpa memberitahunya terlebih dahulu. Mengapa mereka menjalin komunikasi yang sangat intens? Jawabannya adalah karena cinta. Karena cinta, mereka mau berkorban, mau mengerti, dan memahami satu sama lain. Cintalah yang membuat mereka semakin dekat dan semakin mengenal secara pribadi.

Demikian juga halnya hubungan kita dengan Tuhan. Meskipun secara jasmani kita tidak bisa melihat Tuhan, kita bisa merasakan hadir-Nya secara roh. Dalam dimensi roh, kita bisa berjumpa dengan Tuhan secara pribadi. Melalui pujian penyembahan, kita bisa menghampiri takhta kudus-Nya. Akan tetapi, pujian yang diinginkan Tuhan bukanlah pujian yang hanya kita nyanyikan di mulut saja. Pujian penyembahan yang dipenuhi dengan kehausan dan gairah akan Allahlah yang berkenan di hati-Nya.

Sesungguhnya, ketika kita menyembah Tuhan, itu berarti kita sedang mengekspresikan kasih dan cinta kita kepada Pribadi yang sudah mati dan menyelamatkan hidup kita. Saat kita sungguh-sungguh mencintai Tuhan, kita akan selalu merindukan tinggal di dalam hadirat Tuhan. Semakin kita berdiam diri dalam hadirat-Nya, kita akan semakin mengenal Tuhan, dan kita pun akan semakin mengerti isi hati-Nya. Semakin kita mengenal Tuhan, kita pun dapat lebih lagi menyembah-Nya dengan penuh rasa cinta dan gairah yang besar akan diri-Nya. Inilah yang namanya penyembahan yang benar. Penyembah-penyembah dengan hati menyembah seperti inilah yang Tuhan rindukan untuk membangun Pondok Daud seperti yang ada di hati-Nya. (LEW)

RENUNGAN
Kalau kita mau MENJADI PENYEMBAH YANG BENAR, kita harus MEMILIKI HATI yang dipenuhi RASA CINTA dan PASSION kepada Tuhan.

APLIKASI
1. Apakah saat ini Anda sudah memiliki waktu khusus untuk memuji dan menyembah Tuhan? Mengapa?
2. Adakah penghalang bagi Anda untuk menjadi penyembah yang benar? Sebutkan!
3. Komitmen apa yang bisa Anda buat dalam menyembah-Nya?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah mengingatkan kami agar kami menjadi penyembah-penyembah-Mu yang benar. Kami mau memiliki hati yang penuh dengan cinta dan gairah yang besar kepada-Mu. Sehingga kami selalu ingin tinggal di hadirat-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.