Taburan yang tidak diterima Tuhan

Taburan yang tidak diterima Tuhan

BACAAN HARI INI
Lukas 6:30-38

RHEMA HARI INI
Lukas 6:38 Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

Tidak semua pemberian kita menyukakan hati Tuhan. Hati di balik pemberian itu yang Tuhan lihat. Dalam Kisah Para Rasul 5, Ananias beserta istrinya, Safira, menjual sebidang tanah. Mereka mempersembahkan hasil penjualan itu kepada para rasul. Namun diam-diam mereka menahan sebagian hasilnya. Mereka tidak mengatakan kalau mereka memberikan semua uang dari penjualan, tetapi mereka membiarkan orang mengira seperti itu. Sebenarnya tidak ada aturan bahwa mereka harus mempersembahkan seluruh pendapatan mereka. Kepura-puraan Ananias dan Safira bertujuan untuk menunjukkan tingkat kerohanian yang lebih tinggi dan keinginan mendapatkan pujian dari orang lain. Seharusnya mereka jujur. Mereka lupa bahwa Tuhan tidak bisa dibohongi. Motivasi hati mereka yang salah dalam memberikan persembahan akhirnya malah mendatangkan kutuk dalam hidup mereka dan mereka membayarnya dengan nyawa.

Pelajaran yang sangat berharga. Tuhan kita bukan Allah murahan yang mau menerima semua pemberian kita. Bagaimanapun, Dia adalah pemilik segalanya di bumi dan di sorga. Ada persembahan yang Tuhan suka menerimanya, tetapi ada persembahan tertentu yang Tuhan tidak suka, bahkan membuat-Nya marah.

Kita perlu mengetahui, memberi persembahan adalah salah satu tanda kasih. Tuhan mau kita memberi dengan sepenuh hati. Jangan sampai kita menyimpan maksud-maksud tersembunyi dalam persembahan kita. Seperti rasa ingin dihormati orang lain, rasa ingin mendapat pujian dari hamba-hamba Tuhan, rasa ingin dianggap lebih rohani dibanding orang lain, rasa ingin terkenal di pemandangan manusia, bahkan ingin mendapatkan keuntungan secara pribadi lewat persembahan kita. Itu semua adalah tanda pemberian yang tidak sepenuh hati. Hentikan semua itu. Fokus pada perkara yang benar. Berikan persembahan karena kita mengasihi Tuhan. Ketika kita memberikan yang terbaik dengan sukacita, itu pasti menyukakan hati Tuhan. Tingkat langit akan terbuka, berkat-berkat Tuhan tercurah dalam hidup kita, dan kita akan mengalami mujizat keuangan besar. Amin.

RENUNGAN
Orang yang MENABUR dengan SEDIH dan SETENGAH HATI pada akhirnya TIDAK AKAN MENERIMA APA-APA dari Tuhan.

APLIKASI
1. Apakah yang ada dalam hati Anda ketika Anda mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan selama ini?
2. Mengapa orang yang menabur dengan tidak bersukacita tidak akan menerima apa-apa dari Tuhan?
3. Bagaimana Anda dapat memperbaiki motivasi hati Anda dalam pemberian atau taburan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih Engkau telah mengingatkan kami untuk tidak memberi dengan setengah hati. Pimpin kami, agar kami dapat menabur dengan sukacita dan rela hati. Kami ingin, apa yang kami taburkan dapat membuahkan sesuatu yang baik bagi Kerajaan-Mu dan akhirnya mendatangkan kemuliaan bagi nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.