Kuasa perkataan profetik atas keluarga

Kuasa perkataan profetik atas keluarga

BACAAN HARI INI
Kejadian 1:1-5

RHEMA HARI INI
Kejadian 1:3 Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.

“Ini bukan rumah, tapi neraka!” keluh Rina kepada teman-temannya via grup chatting. Ketika mengetikkan kata-kata itu, kedua orangtuanya sedang saling melemparkan amunisi kemarahan di luar kamarnya. Setiap hari. Hampir setiap hari pertengkaran meledak-ledak di rumah mereka. Bukan hanya itu saja, kakak laki-laki Rina sering pulang dalam keadaan mabuk, lalu Ayah Rina akan mencaci maki kakaknya dan mengatainya anak tidak berguna. Kakaknya pun akan membalas dengan menghancurkan barang-barang mereka. Setiap kali semua itu terjadi, Rina hanya bisa gemetaran dan menangis di dalam kamar. Ia tidak tahu sampai kapan ia bisa menjaga kewarasannya. Rasanya ia ingin pergi jauh atau mengakhiri hidupnya saja.

Sampai suatu hari, teman Rina mengirimkan tautan video youtube tentang perkataan profetik. Sejak itu Tuhan membukakan pengertiannya tentang kuasa perkataan. Ia tidak lagi berkata bahwa rumahnya seperti neraka atau keluarganya tidak ada harapan lagi. Setiap hari, ia mulai memperkatakan apa yang ia inginkan terjadi atas keluarganya. Ia memperkatakan bahwa kasih Allah akan memenuhi rumahnya, bahwa orangtuanya akan menjadi mesra kembali, dan bahwa kakaknya akan bertobat. Ia juga menubuatkan bahwa mereka sekeluarga akan datang ke hadapan Tuhan dengan satu hati, untuk memuliakan Tuhan. Perlahan, Tuhan bekerja dan keluarganya dipulihkan.

Ya, ada kuasa dalam perkataan, terlebih lagi perkataan profetik yang didasarkan oleh iman atas janji firman Tuhan. Allah pun menciptakan dunia dan segala isinya dengan perkataan. Kita perlu mengingat, Tuhan menciptakan kita serupa segambar dengan-Nya, hal itu berarti Dia memberikan kita kuasa dalam perkataan kita. Apa pun yang hari ini kita lihat dalam keluarga kita, jangan berkata-kata sesuai dengan yang kita lihat. Perkataan itu akan membuat kita semakin berputus asa. Namun, gunakan perkataan profetik untuk membangun keluarga kita, maka iman kita akan dibangkitkan dan mujizat pemulihan keluarga akan Tuhan jadikan. (MV.L)

RENUNGAN
PERKATAAN PROFETIK membuat yang TIDAK ADA menjadi ADA, sehingga ADA PEMULIHAN dalam keluarga kita.

APLIKASI
1. Apakah yang selama ini Anda perkatakan atas keluarga Anda? Apakah akibat yang dapat Anda lihat?
2. Mengapa perkataan profetik dapat mempengaruhi pemulihan keluarga Anda?
3. Perkataan profetik apa yang dapat Anda perkatakan atas kondisi kehidupan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih untuk pewahyuan-Mu tentang perkataan profetik. Mulai sekarang kami mau mulai berkata-kata yang baik atas keluarga kami. Kami percaya, adalah kehendak-Mu untuk melihat pemulihan terjadi dalam keluarga anak-anak-Mu, sehingga kemuliaan-Mu bisa semakin kami nyatakan kepada sekeliling kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.