Perkataan profetik yang paling besar kuasanya

Perkataan profetik yang paling besar kuasanya

BACAAN HARI INI
Kolose 4:1-6

RHEMA HARI INI
Kolose 4:6a Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar

Pamela bertemu dengan Steve sewaktu mereka mengikuti wisata rohani ke Yerusalem. Kemudian mereka menikah dan dikaruniai dua orang anak. Meski merawat anak tidak mudah, tetapi yang sulit diatasi Pamela adalah banyaknya perubahan dalam diri Steve. Ia bekerja dengan waktu yang panjang dan sering pulang malam karena berkumpul dengan teman-temannya. Di saat yang sama, Steve mengeluh bahwa Pamela selalu mengomelinya dan keras kepala. Ketika sedang berbicara dengan seorang konselor, Pamela menyadari bila ia bersikap manis kepada suaminya, Steve akan bersikap manis juga kepadanya. Setelah itu, saat Steve pulang terlambat, ia menyambutnya di pintu dengan ciuman ringan dan ucapan, “I love You.” Keesokan harinya, saat melepas Steve berangkat bekerja, ia pun memberi ciuman dan ucapan, “I love You.” Sebelum hari berganti, Pamela mendapati Steve pulang kerja agak awal. Lalu hari Sabtunya, Steve bangun lebih pagi dan mengurus anak-anak, sehingga Pamela bisa bangun terlambat. Perlahan, kebahagian mulai mewarnai hubungan mereka kembali.

Ya, keluarga harmonis dan penuh sukacita tidak cukup hanya diimpikan dan didoakan. Harus ada perjuangan dan bayar harga. Yang perlu kita ingat, bayar di depan selalu lebih mudah dan murah daripada bayar di belakang. Kalau kita cinta kepada keluarga, sudah sepantasnya kita memperjuangkannya.

Renungan hari ini mengajar kita untuk membiasakan diri memperkatakan kata-kata kasih kepada satu sama lain. Istri kepada suami, suami kepada istri, orangtua kepada anak, dan anak kepada orangtua. Mungkin pada mulanya terasa aneh dan canggung, tetapi kita harus belajar membiasakannya. Tidak ada alasan untuk malu, tidak ada alasan untuk menunda, sebab keluarga kita adalah orang-orang yang paling berhak mendapatkan kasih sayang kita. Sekaranglah waktu yang terbaik, sebab Tuhan menyediakan mujizat pemulihan keluarga untuk kita. Gunakanlah perkataan kasih sebagai perkataan profetik untuk membangun keluarga kita, dan kita akan menikmati keluarga yang penuh damai dan sukacita sorgawi.

RENUNGAN
PERKATAAN KASIH adalah perkataan profetik yang PALING BESAR KUASANYA.

APLIKASI
1. Bagaimanakah Anda berkata-kata kepada anggota keluarga Anda?
2. Mengapa perkataan kasih bisa menjadi perkataan profetik yang paling besar kuasanya?
3. Perkataan kasih seperti apakah yang dapat Anda katakan kepada keluarga Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih atas kasih-Mu yang besar atas kami. Penuhi hati kami dengan kasih-Mu, sehingga perkataan kami pun bisa dipenuhi dengan kasih dari-Mu dan manis terdengar oleh keluarga yang kami kasihi. Kami percaya, kasih-Mu akan mempersatukan hati kami dengan anggota-anggota keluarga kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.