Menciptakan sesuatu lewat perkataan profetik

Menciptakan sesuatu lewat perkataan profetik

BACAAN HARI INI
Yehezkiel 37:1-10

RHEMA HARI INI
Yehezkiel 37:4-5 Lalu firman-Nya kepadaku: “Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN! Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.

Bila Anda diutus ke Yerusalem untuk melayani sebuah rombongan dan mendoakan peserta dalam perjalanan tersebut agar mengalami mujizat dalam hidupnya, pasti itu bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, bagaimana kalau Anda diutus ke Toraja Utara untuk menghidupkan kembali mayat-mayat di sana saat ritual Ma’nene berlangsung? Pasti Anda berpikir beribu kali atau bahkan langsung menolak tawaran itu. Karena, meskipun jasad mereka hampir utuh, mayat-mayat itu sudah sangat lama meninggal dunia. Mustahil bisa menghidupkannya kembali.

Situasi yang sulit ini pernah dialami Yehezkiel. Suatu hari, Tuhan membawa Yehezkiel ke lembah yang penuh dengan tulang manusia. Tulang-tulang yang amat kering. Lalu Tuhan memerintahkan Yehezkiel bernubuat supaya tulang-tulang itu hidup kembali. Tentu Anda berpikir, apabila mayat-mayat di Toraja yang kondisinya hampir utuh saja mustahil untuk dihidupkan kembali, apalagi tulang-tulang yang amat kering. Namun, Yehezkiel tidak mempertanyakan perintah Tuhan. Dengan yakin, ia mendeklarasikan nubuatan seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Hasilnya, sesudah ia bernubuat, ia mulai melihat keajaiban terjadi. Tulang-tulang kering itu hidup kembali.

Kita pun pasti pernah atau bahkan sedang diperhadapkan dengan suatu kemustahilan. Mungkin itu penyakit yang mustahil sembuh; usaha yang mustahil sukses; pernikahan yang mustahil diselamatkan; pelayanan yang mustahil berhasil; atau kelompok sel yang mustahil bermultiplikasi. Seperti Yehezkiel yang tidak mempertanyakan perintah Tuhan, tetapi dengan yakin memberikan pernyataan profetik, mari kita mulai belajar mendeklarasikan nubuatan. Jangan lagi mempertanyakan apakah kita bisa sembuh atau tidak, tetapi katakan aku sudah sembuh! Jangan lagi mempertanyakan apakah pernikahan kita bisa diselamatkan atau tidak, tetapi katakan pernikahanku bahagia dan diberkati Tuhan! Jangan lagi mempertanyakan apakah kelompok sel kita bisa bermultiplikasi atau tidak, tetapi katakan aku seorang pemenang jiwa! Saat kita mengambil komitmen untuk senantiasa mendeklarasikan nubuatan, percayalah, kita akan melihat kegerakan Allah yang dahsyat terjadi.

RENUNGAN
Ketika kita MENDEKLARASIKAN NUBUATAN, kita sedang memberikan PERNYATAAN dan MENCIPTAKAN sesuatu melalui perkataan kita

APLIKASI
1. Pernahkah Anda berada dalam situasi yang seolah-olah sudah tidak memiliki pengharapan lagi? Sebutkan situasi itu.
2. Apakah Anda memberikan pernyataan profetik dalam menghadapi situasi tersebut? Mengapa?
3. Bagaimana Anda bisa mendeklarasikan nubuatan atas permasalahan Anda itu?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, ampuni kami bila selama ini kami mempertanyakan kuasa-Mu. Mulai saat ini kami mohon mampukan kami untuk senantiasa mendeklarasikan nubuatan yang Engkau taruhkan dalam hidup kami, sehingga kami bisa mengalami mujizat demi mujizat-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.