Pengurapan Tuhan untuk mujizat

Pengurapan Tuhan untuk mujizat

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 2:41-47

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

Salah seorang konselor di gereja kita yang ditugaskan untuk melayani konseling, mendapat jadwal untuk mengkonselingi seorang bapak yang sedang memiliki pergumulan yang berat. Ketika mereka bertemu, bapak tersebut mencurahkan semua persoalannya yang sangat rumit kepada konselor baru tersebut. Saat mendengarkan ‘curhat’ dari sang konseli, konselor baru ini terus-menerus berdoa didalam hatinya, ia mohon pertolongan Tuhan supaya bisa menolong bapak ini dengan benar sesuai dengan tuntunan Tuhan, karena baginya persoalan bapak ini cukup sulit bagi dia yang masih pemula. Ketika konselor ini terus berdoa didalam hatinya, ia mulai merasakan belas kasihan Tuhan turun dalam hatinya, ia seolah-olah merasakan hati Tuhan untuk bapak ini dicurahkan dalam hidupnya. Sekalipun konselor ini belum mengerti apa yang harus ia sampaikan kepada bapak yang konseling itu karena keterbatasan pengalamannya, tetapi ia bisa merasakan hati Tuhan yang penuh belas kasihan untuk bapak tersebut.

Ketika sang bapak selesai mencurahkan semua pergumulannya, konselor yang belum tahu harus menjawab apa ini langsung mengajak bapak itu untuk datang kepada Tuhan dalam doa dan penyembahan. Konselor ini mengambil gitarnya dan mulai mengajak bapak tersebut untuk menyembah Tuhan. Saat itulah, hadirat Tuhan turun dengan sangat kuat dalam ruangan konseling itu. Meskipun dengan lagu penyembahan yang sederhana, tetapi baru satu lagu saja, bapak itu sudah dijamah Tuhan dan menangis sejadi-jadinya. Konselor itu terus menyembah Tuhan dan mohon Tuhan untuk menjamah serta memulihkan bapak itu. Setelah selesai, bapak itu merasakan kelegaan yang luar biasa. Ia berkata, “Saya heran, waktu saya datang tadi, saya merasakan seperti membawa beban berton-ton beratnya, tetapi setelah didoakan dan penyembahan disini, seolah-olah beban itu lenyap begitu saja! Saya merasa seperti tidak punya masalah lagi! Tuhan itu ajaib!” Dan konselor itu menyampaikan bahwa itulah pengurapan Tuhan yang membuat kita dimampukan menanggung segala perkara. Konselor itu berhasil menyelesaikan sesi konselingnya dengan sangat baik karena ia mengandalkan Tuhan dalam keterbatasan dan kelemahannya, sehingga pengurapan Tuhan sendiri yang bekerja melakukan mujizat yang ajaib.

Jika Anda ingin mengalami record breaking miracle, carilah Tuhan dan pengurapan-Nya. Diluar itu, kita tidak mungkin akan bisa mengalami apa yang dinamakan sebagai mujizat yang memecahkan rekor. Ketika pengurapan Tuhan semakin bertambah dalam hidup kita, maka sia-siaplah, kitalah yang akan menjadi target dari record breaking miracle berikutnya yang akan dilakukan Tuhan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.