Percaya sekalipun tidak melihat

Percaya sekalipun tidak melihat

BACAAN HARI INI
Ibrani 11:1-40

RHEMA HARI INI
Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Florence Chadwick adalah seorang perenang kawakan Amerika pada tahun 1950 yang berhasil memecahkan rekor menyeberangi Selat Inggris secara bolak balik dalam catatan waktu 13 jam dan 20 menit. Berikutnya, pada tahun 1952 ia mencoba untuk menaklukkan rekor baru dengan berenang sejauh 26 mil diantara Pulau Catalina dan garis pantai California. Beberapa persiapan fisik dan mental telah dipersiapkan, termasuk pada hari itu beberapa pengendara speedboat ikut disiapkan mengawal Chadwick dari belakang kalau-kalau ia mengalami cedera. Ketika ia berenang dalam waktu sekitar 15 jam, kabut tebal menyelimuti pandangan matanya dan ia mulai meragukan pencapaiannya hari itu. Tetapi ia tetap mencoba berenang hingga 1 jam kedepan sebelum akhirnya ia menyerah dan meminta untuk ditarik naik ke perahu karena tidak dapat melihat garis pantai yang terus diselimuti kabut tebal sehingga menghalangi jarak pandangnya. Saat ia berhenti dan duduk di sebuah perahu ia mengetahui bahwa ia berhenti berenang hanya 1 mil jauhnya dari tujuan akhir.

Dua bulan kemudian, Florence Chadwick mencobanya lagi. Ketika ia berenang, dalam jarak yang sama kabut tebal yang sama pula kembali menutupi jarak pandangnya. Namun kali ini berbeda. Ia menembus kabut tebal yang menghalanginya itu dan berhasil mencapai tujuan. Dalam sebuah sesi wawancara ia mengungkapkan rahasianya menaklukkan kabut tebal yang menghalanginya itu. Chadwick menyebutkan bahwa ia sudah bisa melihat garis tujuan akhir yang hendak ia capai dalam benaknya sementara ia berenang. Dia tahu bahwa di balik kabut, sekalipun ia tidak bisa melihatnya, ada daratan, dan akhirnya kali ini dia berhasil. Florence Chadwick berhasil memecahkan rekor baru dalam sejarah renang saat itu dengan menjadi perenang wanita pertama yang berhasil berenang menyeberangi Selat Catalina, melampaui rekor yang dibuat oleh perenang pria lainnya.

Dalam melintasi lautan kehidupan ini, seringkali kita juga harus menghadapi kabut tebal. Namun, kabut tebal itu tidak akan dapat menghalangi pandangan mata kita untuk mencapai rencana Tuhan yang besar dalam hidup kita jika kita telah melihat semuanya itu dengan jelas melalui mata iman. Apabila kita hanya melihat dengan mata jasmani kita saja, maka seringkali kita akan gagal, sebab mata jasmani kita sangat terbatas. Tetapi kalau kita bisa melihat dengan mata iman percaya kita, maka tangan Tuhan yang tidak terlihat itu akan menuntun langkah demi langkah hidup kita menuju kepada penggenapan janji-Nya yaitu tahun mujizat besar.

RENUNGAN
Beriman berarti PERCAYA sekalipun kita TIDAK MELIHAT.

APLIKASI
1. Apakah yang menghalangi Anda untuk tetap percaya sekalipun tidak melihat?
2. Apa pentingnya Anda tetap percaya sekalipun tidak melihat?
3. Apa yang akan Anda lakukan supaya bisa tetap percaya sekalipun tidak melihat?

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.