Hubungan antara kasih dan ketaatan

Hubungan antara kasih dan ketaatan

BACAAN HARI INI
1 Yohanes 5:1-15

RHEMA HARI INI
1 Yohanes 5:3a Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya.

“Memangnya kenapa nggak boleh, Pa?” tanya Nina ketika ayahnya melarangnya jajan es di sekolah. Ayahnya menjawab, “Makan es itu nggak baik, Nina.” Sedikit merajuk, Nina membalas, “Satu saja kan nggak apa-apa, Pa.” Mendengar itu, ayah Nina berkata, “Kalau kamu sayang Papa, kamu nurut kata-kata Papa, ya.” Untuk sesaat Nina terdiam, lalu ia mengangguk dan memeluk ayahnya. Hari-hari selanjutnya, Nina menahan diri untuk tidak jajan es. Setiap kali melihat teman-temannya membeli es lilin, es serut, ataupun es teh manis, tentu saja ia tergoda. Namun, ia selalu membayangkan ayahnya dan juga perkataannya. Rasa sayang pada sang ayah timbul di hatinya dan tekadnya pun kembali kuat. Tanpa sepengetahuan Nina, ayahnya mengawasinya. Ia mencari informasi dari guru-guru dan pegawai kantin. Betapa senang hatinya, saat ia mendapati anaknya benar-benar mentaati perintahnya. Meskipun ulang tahun Nina masih lama, tetapi ia mempersiapkan hadiah spesial, yang ia tahu akan membuat anaknya itu melonjak kegirangan.

Sering kali, kita mendapati perintah-perintah Tuhan tidak sesuai dengan keinginan hati kita. Saat kita disakiti, Tuhan meminta kita untuk mengampuni. Bahkan Tuhan memerintahkan untuk mengasihi musuh kita. Sewaktu kita ingin menabung, Tuhan malah ingin kita menabur. Padahal kita sedang berkekurangan, tetapi Tuhan mendorong kita untuk memberi. Semua terasa tidak masuk akal, dan mungkin menyakitkan.

Namun, seperti Nina yang teringat akan ayahnya, ketika kita teringat Allah, akan kasih dan kebaikan-Nya, dan saat kasih kita kepada-Nya mengalir di hati kita, semua ketidakrelaan kita pun akan tersingkirkan. Dorongan untuk menuruti keinginan hati kita tergantikan dengan keinginan untuk melakukan apa yang menyenangkan hati Tuhan. Itu sebabnya, mustahil untuk mentaati Allah tanpa mengasihi-Nya. Dan mustahil untuk tidak mentaati-Nya bila kita mengasihi-Nya. Saat Tuhan melihat kasih kita, bagaimana mungkin Dia tidak mencurahkan mujizat keuangan besar-Nya atas hidup kita? (MV.L)

RENUNGAN
LEVEL KASIH kita kepada Tuhan menentukan LEVEL KETAATAN kita terhadap PERINTAH-NYA.

APLIKASI
1. Menurut Anda, sudah seberapa taatnya Anda kepada perintah-perintah yang Tuhan berikan?
2. Mengapa level ketaatan kita ditentukan oleh level kasih kita kepada Tuhan?
3. Bagaimana Anda dapat meningkatkan level kasih Anda kepada Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih karena Engkau telah terlebih dahulu mengasihi kami, sehingga kami dapat mengasihi-Mu. Bapa, ampuni kami apabila masih ada perintah-perintah-Mu yang masih belum kami taati. Penuhilah hati kami dengan kasih-Mu, ya Tuhan, agar kami dapat mentaati setiap perintah-Mu dengan sukacita. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.