Urapan kuasa untuk menyelamatkan jiwa

Urapan kuasa untuk menyelamatkan jiwa

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 4: 23-31

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 4:29 Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu.

Pertengahan tahun 2018 menjadi pengalaman menegangkan yang menakutkan bagi 12 anggota tim sepak bola Moo Pa yang masih remaja beserta pelatih mereka. Selepas berlatih, mereka hanya hendak menjelajahi gua Tham Luang seperti biasanya. Namun, hujan lebat tiba-tiba turun dan membanjiri gua, sehingga mau tak mau mereka berjalan semakin dalam ke dalam gua. Tidak butuh waktu lama sampai para orangtua menyadari apa yang terjadi dan segera saja insiden tersebut menarik perhatian nasional, bahkan internasional. Pasalnya, gua Tham Luang yang memiliki formasi lorong bercabang-cabang dan menyerupai sistem labirin, terkenal sulit dijelajahi. Ketika musim hujan tiba, gua itu pun menjadi gorong-gorong air alami. Dalam beberapa bagian gua, para penyelamat pun harus menyelam lama dalam air yang gelap. Penyelamatan ketiga belas orang yang terjebak dalam gua itu pun menjadi misi yang nyaris mustahil. Namun, berkat kegigihan dan keberanian tim penyelamat, akhirnya mereka semua berhasil diselamatkan, sesaat sebelum gua benar-benar dipenuhi air.

Keberanian seperti ini pun dibutuhkan dalam menyelamatkan jiwa-jiwa yang “terjebak” dalam kegelapan. Berani bukan berarti tidak punya rasa takut. Orang berani adalah orang yang bisa mengalahkan rasa takutnya. Hal itu pulalah yang dialami para rasul yang menghadapi ancaman imam-imam kepala dan tua-tua. Meski takut, tetapi mereka tidak mundur. Mereka justru semakin giat meminta pertolongan Tuhan. Sehingga kepenuhan Roh Kudus meliputi mereka dan mereka bisa memberitakan Injil dengan berani.

Hari ini, mari kita datang kepada Sang Sumber Kuasa untuk meminta urapan kuasa keberanian ilahi. Saat kita mulai berani melangkah, pasti Tuhan akan bekerja dengan dahsyat. Percayalah, Tuhan tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya yang berjuang untuk penginjilan. Tuhan sudah berjanji untuk selalu menyertai kita sampai akhir zaman dalam melaksanakan Amanat Agung-Nya. Marilah kita bangkit menjadi pahlawan Allah yang gagah berani, memberitakan Injil dengan penuh keberanian.

RENUNGAN
Salah satu hal yang sangat dibutuhkan dalam MENYELAMATKAN JIWA adalah KEBERANIAN.

APLIKASI
1. Apa sajakah tantangan dan pergumulan yang Anda alami dalam memberitakan Injil?
2. Mengapa Anda membutuhkan keberanian dalam memberitakan injil Kristus?
3. Bagaimana Anda dapat mulai berani melangkah untuk menyelamatkan jiwa?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami bersyukur karena Engkau telah mempercayai kami untuk melaksanakan Amanat Agung-Mu. Kami tahu bahwa Amanat itu adalah sebuah tanggung jawab yang besar, karena itu kami memohon urapan kuasa-Mu agar kami beroleh keberanian dan kekuatan untuk lebih giat bekerja menyelamatkan jiwa. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.