Mempersembahkan ketaatan

Mempersembahkan ketaatan

BACAAN HARI INI
Kejadian 22:1-19

RHEMA HARI INI
Kejadian 22:3 Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.

Nuel yang berusia 7 tahun sangat menyukai mobil-mobilan. Ia mengoleksi banyak sekali jenis mobil-mobilan. Namun, ada sebuah mobil-mobilan yang cukup mahal yang sangat ingin ia miliki. Ayahnya tidak membelikannya dan malah menyuruh Nuel menyisihkan sebagian dari uang sakunya. Setelah hampir setahun, tabungannya sudah cukup untuk membeli mobil-mobilan yang diinginkannya. Ia pun bergegas mencari ayahnya dan memintanya mengantarkan ke toko mainan. Akan tetapi, ayahnya meminta uang tabungannya untuk membayar beberapa tagihan di rumahnya.

Awalnya Nuel hendak menolak permintaan ayahnya, tetapi ia ingat ayahnya sangat menyayanginya dan ia tidak mau mengecewakan hati ayahnya. Nuel pun memberikan semua uang simpanannya kepada ayahnya. Beberapa bulan kemudian, tepat di hari ulang tahunnya, Nuel dikejutkan dengan sebuah kado di atas meja belajarnya. Dengan hati-hati ia membukanya. Ternyata kotak kado itu berisi dua benda. Yang satu adalah mobil-mobilan yang sangat diinginkannya, dan yang lain lintasannya. Setelah memandangi kadonya sesaat, Nuel berlari mencari ayahnya dan memeluknya erat. Abraham juga pernah diperhadapkan pada pilihan sulit saat Tuhan meminta Ishak sebagai persembahan untuk-Nya. Bagi Abraham, Ishak adalah anak yang paling dia sayangi, paling berarti, dan paling berharga dalam hidupnya. Namun, saat Allah berfirman, tanpa menunda, tanpa bertanya, tanpa berdebat, esok harinya pagi-pagi benar ia segera berangkat. Melihat ketaatan total Abraham, Tuhan pun memberikan urapan untuk berkuasa yang dahsyat dalam hidupnya (ay.17-18).

Kita pun bisa mengalami mujizat besar dalam hidup ketika kita taat mempersembahkan apa yang paling kita sayangi atau yang paling berharga dalam hidup kita. Marilah kita belajar taat kepada setiap perintah Tuhan. Mengikuti Pondok Daud, mempraktekkan doa profetik, menaburkan benih profetik, dan memberitakan Injil. Percayalah, Tuhan akan bekerja dan menyatakan kuasa-Nya begitu saja dalam hidup kita. Jangan biarkan ketidaktaatan menjadi penghalang untuk mujizatNya terjadi dalam hidup kita. (LEW)

RENUNGAN
Hanya ketika KETAATAN DIPERSEMBAHKAN, mujizat besar BISA TERJADI.

APLIKASI
1. Bagaimana respon Anda ketika Tuhan meminta Anda untuk taat mempersembahkan sesuatu yang Anda sayangi?
2. Dalam hal apa Anda belajar taat mempersembahkan sesuatu yang terbaik untuk Tuhan?
3. Apakah komitmen Anda untuk taat kepada Tuhan? Sebutkan!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami bersyukur karena Engkau sudah memberikan teladan ketaatan kepada kami. Kami mau mengikuti Engkau dengan taat memberikan apa pun yang kami miliki untuk kemuliaan nama-Mu. Kami percaya, ketika kami taat mempersembahkan, mujizat besar akan terjadi dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.