Meningkatkan disiplin doa puasa

Meningkatkan disiplin doa puasa

BACAAN HARI INI
1 Timotius 4: 7-16

RHEMA HARI INI
1 Timotius 4:8 Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

Tono duduk di kelas 12 di SMK jurusan tata boga. Lahir dalam keluarga sangat sederhana, ia ingin suatu saat bisa membantu kedua orangtua dan adik-adiknya. Tiap hari Tono bangun kala hari masih gelap. Ia pergi menimba air untuk keperluan rumahnya dari sumur yang jaraknya lumayan jauh. Ia juga membantu pekerjaan-pekerjaan rumah yang berat. Hal ini Tono lakukan sejak ia masih duduk di bangku SMP. Tak heran tubuhnya tegap, kuat, dan berotot. Saat memasuki semester terakhir, sekolahnya membuka kesempatan bagi murid-murid yang memenuhi persyaratan untuk bekerja di Jepang. Selain berprestasi, syarat yang diharuskan adalah memiliki tubuh yang sehat dan stamina yang prima. Banyak yang lolos dalam tes prestasi, tetapi hanya sedikit yang bisa melalui tes kesehatan. Saat berhasil terpilih, Tono pun sangat gembira. Cita-citanya untuk menjadikan hidup keluarganya lebih baik sudah di depan mata!

Tubuh yang terlatih memang sehatnya beda, bugarnya beda, staminanya pun berbeda dengan tubuh yang tidak pernah dilatih. Demikian pula manusia rohani kita perlu dilatih untuk disiplin dalam berdoa, merenungkan firman, menyembah Tuhan, dan mengucap syukur. Yang tak kalah penting, kita perlu berlatih mendisiplinkan diri untuk doa puasa. Sebab doa puasa mendatangkan pengurapan untuk berkuasa dan otoritas ilahi. Dengan perkataan yang diurapi, kita mampu menyembuhkan sakit-penyakit, mengusir roh jahat, dan bersaksi untuk menuntun orang-orang yang belum percaya kepada Tuhan Yesus. Bayangkan berapa banyak jiwa yang bisa kita menangkan.

Ya, latihan jasmani memang perlu, tetapi jauh lebih penting untuk melatih kerohanian kita. Ambil komitmen dan singkirkan semua alasan untuk tidak berlatih. Mulai disiplinkan diri dengan memandang visi yang akan kita capai. Manusia rohani yang terlatih baik sudah pasti bermanfaat untuk hidup yang akan datang dan mendatangkan pengurapan untuk berkuasa dalam hidup kita yang sekarang. (PF)

RENUNGAN
Untuk menerima URAPAN UNTUK BERKUASA, kita perlu MELATIH DIRI untuk meningkatkan DISIPLIN DOA PUASA.

APLIKASI
1. Bagaimana cara Anda melatih manusia rohani Anda?
2. Mengapa Anda perlu meningkatkan disiplin doa puasa Anda?
3. Buatlah rencana untuk lebih mendisiplinkan diri Anda, dalam hal apa dan bagaimana Anda melakukannya?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami meminta kekuatan dari-Mu untuk melatih dan mendisplinkan manusia rohani kami. Roh memang penurut, tapi daging kami lemah. Kami sadar tanpa pertolongan Roh Kudus-Mu, kami tak kan mampu. Tolong kami untuk menyalibkan kedagingan kami, biarlah roh-Mu yang berkuasa sepenuhnya atas diri dan hidup kami. Supaya kami layak menerima urapan untuk berkuasa dan menegakkan kerajaan-Mu di bumi seperti di sorga. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.