Menjadi instrumen Allah yang menyalurkan kuasa-Nya

Menjadi instrumen Allah yang menyalurkan kuasa-Nya

BACAAN HARI INI
Matius 9:18-26

RHEMA HARI INI
Matius 9:20-21 Pada waktu itu seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya. Karena katanya dalam hatinya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”

Saban hari, pertolongan dan lawatan Tuhan membanjiri Jemaat Keluarga Allah. Belum habis rasa takjub dan heran saat mendengar satu mujizat, mujizat yang lain sudah muncul. Mujizat terjadi susul-menyusul. Bahkan, mungkin saat ini pun kita sedang bertanya-tanya, mujizat apalagi yang akan terjadi di gereja kita.

Tidak pernah ada waktu tanpa Roh Kudus di gereja kita. Pujian, penyembahan, dan persekutuan dengan Roh Kudus selalu menyala terang di dalam Pondok Daud. Apalagi gerakan puasa, gerakan doa, gerakan pemuridan, komsel, kegiatan pelayanan, dan lain sebagainya yang terus bergelora, semua itu menjadikan api lawatan Tuhan selalu berkobar-kobar di tengah-tengah kita. Itulah mengapa Keluarga Allah menjadi gereja yang penuh mujizat Tuhan, karena gereja kita sungguh-sungguh melekat pada Roh Kudus. Seperti jubah Yesus yang dijamah perempuan yang sembuh dari sakit pendarahan, Keluarga Allah menjadi saluran kuasa Allah. Jubah Yesus memancarkan kuasa karena melekat pada Yesus Sang sumber kuasa, demikian pula Keluarga Allah yang terus bersinar karena relasi dengan Roh Kudus.

Tak terhitung banyaknya mujizat yang telah dialami Jemaat Keluarga Allah. Tidak hanya satu mujizat, bahkan seorang jemaat bisa mengalami banyak mujizat. Lebih dari pengalaman mujizat itu, banyak sekali orang telah diselamatkan melalui pelayanan gereja kita. Sebagai Jemaat Keluarga Allah, jangan sampai kita tertinggal momentum luar biasa ini. Marilah bersama-sama kita kobarkan api lawatan Tuhan yang sangat besar ini dengan menjadi seseorang yang selalu menempel pada Roh Kudus, sehingga manusia roh kita teraktivasikan dan perkara-perkara dahsyat terjadi melalui kita. Sadarilah bahwa kita adalah “jubah Yesus” yang berjalan. Di mana pun kita berada, setiap orang yang berhubungan dengan kita akan merasakan kuasa Allah. Setiap orang akan merasakan cinta kasih Tuhan dan diselamatkan melalui keberadaaan kita.

RENUNGAN
MENEMPEL ERAT dengan Roh Kudus menjadikan kita INSTRUMEN ALLAH yang MENYALURKAN KUASA ALLAH.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menyadari bahwa hidup kita harus menjadi jubah Yesus yang memancarkan kuasa? Mengapa?
2. Mengapa dengan menempel erat dengan Roh Kudus, kita bisa menjadi instrumen Allah?
3. Bagaimana Anda dapat lebih lagi menempel erat pada Roh Kudus?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami bersyukur karena Engkau telah menyelamatkan kami dari dosa. Kami berjanji akan lebih sungguh melayani-Mu untuk membalas kasih-Mu yang besar. Kami mau terus melekat erat kepada-Mu, sebab Engkaulah kekuatan kami. Celikkan mata hati kami, supaya kami bisa melihat jiwa-jiwa yang terhilang, dan berikanlah kami kasut kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.