Pegaulan yang tepat, hindari pergaulan yang buruk

Pegaulan yang tepat, hindari pergaulan yang buruk

BACAAN HARI INI
1 Korintus 15:29-34

RHEMA HARI INI
1 Korintus 15:33 Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

Christina Onassis adalah anak kedua dari Aristotle Onassis, Raja Kapal dari Yunani yang sangat kaya raya. Sebagai anak dari salah satu orang terkaya di dunia, Christina tumbuh menjadi anak yang selalu dibanjiri materi. Baju boneka mainannya saja dirancang oleh disainer terkenal dunia, Christian Dior. Namun, kesibukan orang tua membuat Christina dan kakaknya menjadi anak yang kurang diperhatikan. Sang ayah, Aristotle Onassis beranggapan bahwa dengan uangnya yang berlimpah dia dapat “membelikan” kasih sayang buat kedua anaknya.

Akhirnya, Christina dan kakaknya menjadi anak-anak yang suka memberontak dan badung demi mendapatkan perhatian orang tua mereka. Saat orang tuanya bercerai dan ayahnya menikah lagi dengan mantan istri John F. Kennedy, Jaqueline Kennedy, Christina menjadi lebih benci kepada ayahnya. Ia melampiaskan kekesalannya pada ayahnya dengan bergonta-ganti pria. Christina pun mengalami kecanduan narkoba, serta berkali-kali masuk rumah sakit karena overdosis. Hidupnya makin kacau ketika ibu kandungnya meninggal akibat overdosis obat. Akhirnya, tahun 1988, Christina, sang pewaris kekayaan Onasis, meninggal dunia dalam keadaan yang jauh dari apa yang disebut dengan kebahagiaan.

Christina Onassis adalah salah satu dari sekian banyak kisah hancurnya kehidupan akibat keluarga yang tidak harmonis. Namun sesungguhnya latar belakang keluarga tidak bisa dijadikan alasan bagi hancurnya sebuah kehidupan. Sebab pada kenyataannya masih banyak orang-orang yang hidupnya bisa dipakai Tuhan bahkan bisa menolong orang lain yang berasal dari keluarga broken home. Semuanya tergantung dari kepada siapa kita “berlari.” Kalau kita berlari kepada pergaulan yang buruk, melampiaskan diri kepada pergaulan bebas atau narkoba, maka sudah pasti hidup kita akan berakhir dengan kehancuran. Tetapi jika dalam keterpurukan keluarga, kita “berlari” kepada Tuhan, kepada pergaulan di gereja dan kelompok sel, kepada firman Tuhan, ke Pondok Daud, maka hasilnya tentu akan berbeda. Apa yang seharusnya menjadi sebuah masalah besar akan diubahkan Tuhan menjadi suatu mahkota besar. Hari ini, apapun yang sedang terjadi di dalam keluarga Anda, pilihlah untuk berlari ke tempat yang tepat. Datanglah ke Pondok Daud, bergabunglah dalam kelompok sel, carilah konselor yang tepat di gereja, temukan jawaban dari firman Tuhan, maka persoalan keluarga Anda pasti akan berubah menjadi kemuliaan bagi nama Tuhan.

RENUNGAN
HATI-HATI DENGAN PERGAULAN kita, pastikan hanya mengundang ORANG-ORANG YANG TEPAT untuk masuk dalam lingkaran hidup kita.

APLIKASI
1. Selidiki, siapakah orang-orang yang ada di sekeliling Anda?
2. Bagaimana pengaruh orang-orang tersebut dalam hidup Anda?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya pergaulan Anda bisa memberikan dampak yang positif dalam kehidupan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, tolong kami untuk menjaga pergaulan kami supaya iman kami terus mantap dan teguh di dalam firman-MU. Kami percaya ketika iman kami terus terbangun, maka semua pergumulan keluarga kami akan Engkau selesaikan dengan ajaib. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.